p h o e b e .

Aku kira arti dari dipanggilnya namaku saat pemungutan hanyalah tangis dan tangis, nyatanya aku malah tertawa. Dengan lancangnya kugunakan waktu upacara pembukaan sebagai waktu melepas penat, sudah begitu yang jadi korban partnerku sendiri.

Sialnya, yang namanya arena tetap arena. Dan pada akhirnya aku harus menghadapinya.

Tidak ada waktu lagi untuk tertawa, saat masuk tabung saja aku merasa aku bukan diriku yang biasanya. Dan pada saatnya aku harus lari, aku merasa bodoh. Aku melambat, yang disebut iblis dari dua distrik teratas langsung menyerangku begitu saja.

Ternyata waktuku singkat sekali, ya. Dengan asal aku menujukan kata terakhir pada partnerku yang malang. Setidaknya, itu permintaan maaf yang membuatku lega. Karena setelahnya, di dunia yang selanjutnya…

…aku bisa tertawa lagi.

p i e r c e .

Aku ingat jelas hidangan makan malam mewah pertamaku. Aku ingat ketika aku dengan tololnya mengajak seorang karir bicara. Dan momen itu kuberi nama sebagai Bom Waktu. Kenapa? Karena selanjutnya aku terjun ke padang pasir.

Tidak nyambung, memang. Tapi itulah permulaannya. Menanti-nanti hanya membuat perutku sembelit. Menyerang orang lain pun aku ragu-ragu. Aku hanya berlari. Lelah, tapi ada sesuatu di dalam diriku yang berkata bahwa aku punya sesuatu yang harus dilindungi. Sayang waktunya tidak cukup.

Ingat tadi aku bilang apa? Momen Bom Waktu. Anggap saja aku mengaktifkan bomnya ketika makan malam itu. Dan saat itu juga, berjarak hitungan meter di depanku, di balik kabut, bomnya siap meledak. Dan yang jadi korban cuma satu, aku.

Dia, menangis. Ya, dia yang seharusnya kulindungi. Aku gagal. Payah, ya. Sayang bom sudah keburu meledak. Dan sayangnya lagi aku sendiri yang merakitnya.

Episode 1 | Tonari no Kaibutsu-kun

Afterwards, Yoshida-kun walked me home without saying a word.
Shizuku: Y- you don’t need to cry!
Haru: No… I was so happy.
Shizuku: It’s okay. It won’t be long before you’re surrounded by lots of people.

Haru cries… :”|


Gryffindor Pride, submitted by meganfudge.

Gryffindor Pride, submitted by meganfudge.

Rob’s wide smile….

Rob’s wide smile….

melark:

It is no longer your world

(Source: melark.tumblr.com ron)